Travel

Mudik Dilarang, Gunungkidul dan Bantul Maksimalkan Wisatawan Lokal

Pantai Ngobaran, salah satu obyek wisata di Kabupaten Gunungkidul.

YOGYAKARTA – Dinas Pariwisata Gunungkidul dan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan memaksimalkan pengunjung lokal selama libur lebaran 2021.

Pemerintah pun berharap perekonomian, khususnya sektor pariwisata tetap berputar saat larangan mudik.

Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono mengatakan, pihaknya akan menyiapkan personel untuk mengantisipasi lonjakan kunjungan pada libur lebaran nanti.

“Kamis (28/4/2021) kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait. Kita juga mengantisipasi lonjakan pengunjung saat libur lebaran nanti,” kata Harry, Sabtu (24/4/2021).

Selama libur lebaran, pengunjung harus tetap menjalankan protokol kesehatan, seperti memakai masker dan menjaga jarak. Pihaknya juga tetap melakukan pembatasan pengunjung yakni 50 persen dari total kapasitas destinasi.

Harry menyebut jika nantinya tidak akan ada pemeriksaan dokumen kepada pengunjung saat masuk destinasi wisata karena sudah ada penyekatan dari instansi lain di pintu masuk DIY.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan bahwa pemerintah berupaya agar perekonomian masyarakat tidak berhenti sembari menekan angka penyebaran covid-19 di Gunungkidul. Apalagi banyak pelaku usaha yang menantikan momentum libur lebaran untuk memulihkan perekonomian.

Gunungkidul sebagai tujuan wisata setiap libur lebaran destinasi wisata selalu dipadati pengunjung. Untuk wisata, pihaknya hanya meminta pengunjung dan pengelola menaati protokol kesehatan.

“Pergerakan lokal tetap harus bangkit supaya nanti jangan sampai ekonomi masyarakat pelaku usaha sudah ditunggu (libur lebaran) betul-betul stag,” kata Drajad.

Kebun Buah Mangunan dengan panorama kabut seakan berada di negeri di atas awan

Tidak ada pemeriksaan dokumen di tempat wisata

Hal serupa juga berlaku di Bantul. Kepala Seksi Promosi dan Informasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan, pihaknya tidak akan melakukan pemeriksaan dokumen kepada wisatawan.

Sebab, pintu masuk ke Bantul sudah dilakukan penyekatan oleh instansi terkait. Namun, pihaknya tetap akan menambah personel karena libur panjang akhir pekan saat lebaran diprediksi pengunjung dari wisatawan lokal akan meningakat dibanding libur biasa.

Pihaknya tetap akan memastikan pengunjung mematuhi prokes dan jangan sampai muncul penularan covid-19 di kawasan wisata.

Diberitakan sebelumnya, Koordinator Pengamanan dan Penegakan Hukum Gugus Tugas Penanganan Covid-19 DIY Noviar Rahmad mengatakan, sejauh ini Pemerintah DIY belum berencana menutup tempat wisata saat lebaran.

“Tapi objek wisata di Yogyakarta hanya boleh dikunjungi wisatawan lokal yang berasal dari Yogya saja,” kata dia. Ia menjabarkan saat ada pemudik dari luar Yogyakarta datang, mereka tidak diperkenankan masuk tempat wisata.

“Aturan Ini sesuai petunjuk dari Menteri Pariwisata bahwa yang diperbolehkan masuk obyek wisata saat libur lebaran hanyalah para wisatawan lokal, bukan wisatawan asal luar atau pemudik,” ujar Noviar. Dirinya menambahkan bahwa selama beroperasi pada libur lebaran, tempat wisata hanya boleh menerima kunjungan 50 persen saja dari kapasitas.

Leave a Reply