Hobby News Travel

Sertifikasi Pariwisata Aman, Cara Turki Yakinkan Turis Asing Bertandang di Musim Panas

Jakarta – Menentukan langkah-langkah keamanan dalam berwisata, Turki telah meluncurkan Sertifikat Pariwisata Aman sejak Juni 2020. Ini merupakan “bukti kepatuhan” pada standar keselamatan global untuk seluruh tempat yang dapat dikunjungi wisatawan, menurut keterangan Turkey Tourism Promotion and Development Agency, Rabu, 26 Mei 2021.

Termasuk dalam daftar itu adalah bandara, fasilitas akomodasi, restoran, kafe, pusat budaya, fasilitas seni dan kongres, fasilitas dan kendaraan wisata bahari, taman hiburan, serta fasilitas ski lift. Sertifikat tersebut telah diberikan pada lebih dari 9,8 ribu bisnis di berbagai wilayah di Turki.

Sejak awal 2021, pemerintah Turki memang sudah mewajibkan Sertifikat Pariwisata Aman untuk semua fasilitas akomodasi dengan kapasitas 30 tempat tidur ke atas. Pihaknya juga telah memprioritaskan personel pariwisata dalam lingkup program vaksinasi nasional, dikalim siap menghadapi liburan musim panas 2021 dengan standar keamanan tinggi.

Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Mehmet Nuri Ersoy, menjelaskan tentang persiapan musim panas 2021 dalam acara yang dihadiri para duta besar pada 21–23 Mei 2021. Ia mengatakan, “Turki adalah salah satu negara pertama yang meluncurkan Program Sertifikasi Pariwisata Aman pada Juni 2020.”

“Pada 2020, kami menerima 16 juta tamu di negara kami. Keamanan pariwisata merupakan prioritas utama kami selama setahun terakhir dengan program sertifikasi yang telah jadi salah satu praktik terbaik di seluruh dunia,” imbuhnya.

“Kami meningkatkan frekuensi inspeksi untuk memastikan bahwa bisnis bersertifikat mempertahankan sertifikasi mereka. Dalam program vaksinasi nasional, yang diprioritaskan pada pekerja pariwisata, akan terus digencarkan di bulan Juni,” tuturnya.

Pengawasan Implementasi Standar Keselamatan

Karabuk, Turki. (dok. Turkey Tourism Board)

Ersoy mengatakan bahwa, “Turki adalah negara terdepan dalam bidang pariwisata yang aman tahun lalu.” “Kami siap menghadapi musim panas 2021 dengan lebih dari 10 ribu fasilitas pariwisata yang bersertifikat di seluruh wilayah Turki,” tuturnya.

Para duta besar turut serta mengawasi implementasi standar keselamatan. Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki, serta Badan Promosi dan Pengembangan Pariwisata Turki (TGA) menjamu para duta besar dalam acara Pariwisata Aman di Antalya.

Penyelenggaraannya bermaksud memastikan “semua langkah-langkah pariwisata yang aman dapat dirasakan langsung oleh perwakilan misi luar negeri yang datang ke Turki.”

Turki telah mencabut aturan lockdown nasional mereka pada 17 Mei 2021. Mengutip Daily Sabah, Kamis, 27 Mei 2021, penurunan tingkat tes positif dan jumlah terendah pasien sakit parah dalam enam bulan pun terlihat.

Pihak berwenang mengharapkan tren ini terus berlanjut, dengan mengikuti langkah-langkah yang sedang berlangsung dan dorongan untuk kampanye vaksinasi yang akan didukung dengan insentif. Akhirnya, negara ini bertujuan meringankan dampak pandemi pada bulan Juli, satu bulan setelah dimulainya proses normalisasi bertahap yang diantisipasi.

Tapi, para ahli berpendapat bahwa terlalu dini untuk melihat dampak positif lockdown, mengingat masih banyak langkah preventif yang perlu dilakukan.

Leave a Reply